MERESENSI NOVEL MALIOBORO AT MIDNIGHT KARYA SKYSPHIRE

 

MERESENSI NOVEL MALIOBORO AT MIDNIGHT  KARYA SKYSPHIRE

Luis Fernando, Windi Asria Lumban Gaol
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN PELITA IV
E-mail :
luisfernando7382@gmail.com

Abstract

            In the review, various reviews of the book are presented from various aspects. This review is related to the reader's taste in an effort to meet the need for reading that can be used as a reference for their interests. The method used in this study is a descriptive method, a method that can provide a description of a phenomenon or symptom of a certain condition, whether in the form of social conditions, attitudes, opinions, or methods that cover various aspects. A review is an assessment of a work, which can be a book or a film. The work referred to here can be a book and a work of art, film and drama. Writing a review consists of the advantages, disadvantages and information obtained from the book and conveyed to the public. This novel tells the story of the love affair between Malioboro and Sera who experiences winding problems with her ex-boyfriend, Richard.

Keyword : Meresensi Novel Malioboro At Midnight Karya Skysphire, Novel Malioboro At Midnight, Resensi.

Abstrak

            Di dalam resensi disajikan berbagai ulasan mengenai buku tersebut dari berbagai segi. Ulasan ini dikaitkan dengan selera pembaca dalam upaya memenuhi kebutuhan akan bacaan yang dapat dijadikan acuan bagi kepentingannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, suatu metode yang dapat memberikan gambaran suatu fenomena atau gejala dari suatu keadaan tertentu baik yang berupa keadaan sosial, sikap, pendapat, maupun cara yang meliputi berbagai aspek. Teks Resensi adalah suatu penilaian terhadap sebuah karya, bisa berupa buku maupun film. Karya yang dimaksud di sini bisa berupa buku dan karya seni film dan drama. Menulis resensi terdiri dari kelebihan, kekurangan dan informasi yang diperoleh dari buku dan disampaikan kepada masyarakat. Novel ini mengisahkan tentang hubungan asmara yang dilalui antara Malioboro dan Sera yang mengalami permasalahan yang berlika-liku dengan mantan pacarnya, Richard.

Kata Kunci : Meresensi Novel Malioboro At Midnight Karya Skysphire, Novel Malioboro At Midnight, Resensi.

 

PENDAHULUAN

            Resensi adalah suatu penilaian terhadap sebuah karya, bisa berupa buku maupun film. Karya yang dimaksud di sini bisa berupa buku dan karya seni film dan drama. Menulis resensi terdiri dari kelebihan, kekurangan dan informasi yang diperoleh dari buku dan disampaikan kepada masyarakat.

            Di dalam resensi disajikan berbagai ulasan mengenai buku tersebut dari berbagai segi. Ulasan ini dikaitkan dengan selera pembaca dalam upaya memenuhi kebutuhan akan bacaan yang dapat dijadikan acuan bagi kepentingannya. Dalam makalah ini akan dibahas segala sesuatu tentang resensi yaitu pengertian atau definisi ,tujuan, fungsi, tahap dan teknik pembuatan, jenis-jenis dan beberapa tips menulis dan menilai resensi.

            Oleh karena itu, saya tertarik untuk meresensi novel yang berjudul Malioboro At Midnight , beserta dengan kelebihan, kekurangan, kritik, dan saran, serta kelayakan novel tersebut untuk dibaca oleh para remaja di jaman saat ini.

 

METODE PELAKSANAAN

            Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, suatu metode yang dapat memberikan gambaran suatu fenomena atau gejala dari suatu keadaan tertentu baik yang berupa keadaan sosial, sikap, pendapat, maupun cara yang meliputi berbagai aspek. Dengan metode deskriptif ini juga bisa diketahui perbedaan-perbedaan dan dapat mengetahui sebab-sebab dari suatu akibat.


HASIL DAN PEMBAHASAN

1.       Pembahasan

A.    Pengertian Resensi

           Resensi adalah suatu penilaian terhadap sebuah karya, bisa berupa buku maupun film. Karya yang dimaksud di sini bisa berupa buku dan karya seni film dan drama. Menulis resensi terdiri dari kelebihan, kekurangan dan informasi yang diperoleh dari buku dan disampaikan kepada masyarakat.

           Resensi mengulas tentang isi buku. Resensi yang dimuat pada media cetak dikirim oleh penulis ke redaksi. Resensi yang dikirim oleh penulis diseleksi terlebih dahulu oleh redaksi. Sebelum dimuat dalam media cetak teks resensi telah melalui proses editing oleh editor media cetak. Media cetak berupa surat kabar dan majalah.

B.    Fungsi dan Tujuan Resensi

1)     Fungsi Resensi

     Resensi buku mempunyai berbagai fungsi. Hal ini bergantung pada siapa yang menggunakannya. Dilihat dari subjek penggunanya, Saryono (1997:58-59) membagi menjadi empat fungsi resensi, yaitu:

a)     Pertama, bagi penulis, resensi buku dapat berfungsi untuk mendapatkan balikan dan saran tentang buku yang ditulisnya, memeroleh sejauh mana sambutan masyarakat terhadap buku yang di tulisannya, dan penerimaan atas buku yang ditulisnya.

b)     Kedua, bagi penerbit, resensi buku berfungsi untuk memperkenalkan buku-buku yang diterbitkannya, memperhatikan sambutan dan penerimaan masyarakat atas buku yang diterbitkannya (unsur promosi), dan mendapatkan balikan dan saran demi kebaikan buku yang diterbitkannya.

c)     Ketiga, bagi penerbit media massa, resensi buku dimanfaatkan sebagai berita khas yang memberikan informasi cukup cermat, teliti, memadai, dan menarik pembaca.

d)     Keempat, para pembaca khusus memanfaatkan resensi untuk medium dalam menguji atau mengembangkan suatu topik atau masalah. Sementara itu, para pembaca umum menggunakan resensi sebagai sumber informasi dan panduan tentang buku-buku yang baik dan tidak, buku-buku yang perlu atau layak dibeli, dan buku-buku yang isinya patut diikuti atau diperhatikan.

2)     Tujuan Resensi

a)   Memberikan informasi atau pemahaman yang komprehensif tentang apa yang tampak dan terungkap dalam sebuah buku.

b)  Mengajak pembaca untuk memikirkan, merenungkan, dan mendiskusikan lebih jauh fenomena atau problema yang muncul dalam sebuah buku.

c)   Memberikan pertimbangan kepada pembaca apakah buku itu pantas mendapat sambutan dari masyarakat atau tidak.

d)  Menjawab pertanyaan yang timbul jika seseorang melihat buku yang baru terbit.


C.    Jenis – Jenis Resensi

Secara garis besar resensi dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:

1.     Resensi Informatif, yaitu resensi yang hanya menyampaikan isi dari resensi secara singkat dan umum dari keseluruhan isi buku.

2.     Resensi Deskriptif, yaitu resensi yang membahas secara detail pada tiap bagian atau babnya.

3.     Resensi Kritis, yaitu resensi yang berbentuk ulasan detail dengan metodologi ilmu pengetahuan tertentu. Isi dari resensi biasanya kritis dan objektif dalam menilai isi buku.

          Namun, ketiga jenis resensi di atas tidak baku karena bisa saja dalam sebuah resensi ketiganya diterapkan secara bersamaan.

 

D.    Tahap dan Teknik Pembuatan Resensi

1)     Tahap Pembuatan Resensi

a)     Jenis Buku

Jenis/bentuk buku itu apakah roman, novel, biografi, atau yang lain. Selain itu seorang resentator menyebutkan juga buku termasuk buku fiksi atau nonfiksi.

b)     Keaslian Ide

Buku itu apakah benar-benar merupakan karya asli dari pengarangnya atau merupakan jiplakan dari buku lain yang pernah terbit.

c)     Bentuk

Bagaimana mengenai bentuk atau format dari buku itu. Apakah bentuknya, kertas, ilustrasi cover, jenis huruf yang dipakai, dan sebagainya.

d)     Isi dan Bahasa

Dilihat dari segi isi, resentator perlu memperhatikan unsur-unsur intrinsiknya, yaitu tentang tema, alur, perwatakan, sudut pandang dan sebagainya. Bahasa dalam buku itu dapat ditinjau dari segi struktur kalimat, gaya bahasa/style, ungkapan dan lain-lain. Apakah bahasa yang digunakan memakai bahasa sehari-hari yang segar tidak menjemukan, mudah dimengerti oleh pembaca, dan sebagainya. Mudah dipahami atau sukar diterima pembaca. Pengujian materi mendapat perhatian juga dari resentator.

 

2)     Teknik Pembuatan Resensi

Ada beragam teknik menulis resensi yakni Teknik Cutting dan Glueing, Teknik Focusing, dan Teknik Comparing.

a)     Teknik Cutting dan Glueing: teknik menulis resensi dengan merekatkan bagian-bagian tulisan. Semua bagian tersebut isinya ada materi yang menarik perhatian, yang terdapat di dalam buku yang hendak kita resensi, serta mencerminkan gagasan-gagasan inti si penulis buku.

b)     Teknis Focusing: teknik menulis resensi dengan memusatkan perhatian kepada satu aspek tertentu yang disajikan dalam objek resensi bisa fokus kepada si pengarang, tokoh-tokoh ataupun alur ceritanya.

c)     Teknik Comparing: teknik menulis dengan membandingkan atas hal-hal yang terdapat dalam objek resensi dengan sumber lain yang membahas topik sama.

 

E.     Unsur – Unsur Resensi.

1)     Judul Resensi

     Judul merupakan bagian pemikat sebagai daya tarik pada pandangan pertama bagi membaca. Bagian inilah yang bisa mencuri hati pembaca untuk mengenal suatu buku. Selain menggambarkan isi resensi secara garis besar, judul harus ditulis dengan menarik yang membuat pembaca ingin terus membaca hingga akhir kalimat bahkan sampai membuktikannya dengan membeli sendiri suatu buku yang usai diresensi.

2)     Identitas Buku

     Identitas buku merupakan gambaran umum yang ada dari dalam buku yang berisi yakni judul buku, nama pengarang, tahun terbit dan tahun cetaknya, ketebalan buku, nomor edisi buku, penerbit, harga buku bila perlu sampai ukuran buku.

3)     Intisari Buku

     Pada bagian ini yang di bahas adalah sinopsis. Saat menulisnya, tidak perlu memperhatikan kronologi cerita. Kamu bisa menulis sinopsis secara bebas. Perlu banget dengan merangkai sebuah sinopsis yang memancing rasa ketertarikan pembaca tanpa perlu menulis secara lengkap isi dari buku sehingga dengan tulisanmu membuat pembaca terbius dan membaca buku aslinya.

4)     Biografi Pengarang

     Unsur berikutnya membicarakan tentang pengarang atau penulis buku. Bagian ini biasanya ditulis secara ringkas. Di dalamnya terdapat kehidupan si penulis mulai dari latar belakang, keahlian, sampai karya-karyanya. Ketika sedang menulis biografi pengarang merupakan unsur yang esensial di dalam resensi karena track record, citra seorang penulis yang namanya banyak dikenal akan memunculkan rasa penasaran pembaca.  Di samping itu, pembaca mempunyai gambaran mengenai kisah dan karir penulis selama ini dan penghargaan maupun prestasi selama ia berkarir. Bagian ini menjadi salah satu poin petunjuk pembaca untuk menentukan suatu buku.

5)     Kelebihan dan Kekurangan Buku

     Unsur vital yang harus ada selanjutnya adalah pandangan terhadap sebuah buku serta isi didalamnya. Umumnya berisi penilaian kelebihan dan kekurangan buku. Bagian inilah yang berisi pendapat terhadap buku yang diulas. Bagian ini pula yang dilihat kembali secara seksama oleh pembaca untuk memastikan apakah buku tersebut layak dibaca atau tidak, apakah sesuai dengan yang dicari atau tidak.

6)     Kesimpulan

     Bagian unsur terakhir yakni pada penulisan sebuah kesimpulan. Kamu dapat menulis opini tentang buku. Isinya bisa berupa kritikan dan masukan yang ditujukan kepada penulis buku. Kamu tidak bisa memberikan rekomendasi kepada pembaca.

 

2.       Hasil

A.      Judul

     Judul resensi untuk novel ini adalah “Meresensi Novel Malioboro At Midnight  Karya Skysphire”

 

B.      Identitas Novel.

Judul Buku          : Malioboro At Midnight

Penulis                 : Skysphire

Penyunting           : Nomena Titi Sandra

                                      Prisca Noasta

       Edisi                    : Enam Belas (16)

       Jenis Buku           : Novel

       Penerbit               : PT. Bukune Kreatif Cipta

       Tahun Terbit        : 2024

       Tempat Terbit      : Jakarta

       Bahasa                 : Indonesia

       Halaman              : 430

       ISBN                    : 978-602-220-490-9

 

C.      Isi Resensi

1)     Orientasi.

     Penulis buku ini adalah Skysphire, dijuluki si pecinta langit beserta segala isinya seperti bulan, bintang, matahari, awan, hujan, dan juga petir. Beliau lahir di Jakarta pada 27 September 2001. Nama Sky bukan semata- mata diambil karena Ia suka langit, tapi karena Ia juga suka SKY (Sehun, Kai, Yeol).

     Malioboro At Midnight  adalah buku kelima yang diterbitkan sejak Skysphire aktif menulis dua tahun lalu. Baginya, menulis adalah cara kita memandang dunia dari sisi yang tak terduga. Di dunia ini banyak hal mustahil terjadi, maka itu Ia suka menciptakan segala hal mustahil itu lewat tulisannya, karena hanya dari tiap goresan kata yang tertulislah semua yang mustahil bisa terjadi.

2)     Sinopsis

     Tengah malam bagi kebanyakan orang adalah waktu terbaik untuk beristirahat dan tidur lelap. Tapi untuk Serana Nighita, itu adalah waktu untuk menangisi hidup dan meratapi hubungannya dengan sang penyanyi terkenal, Jan Ichard. Popularitas membawa lelaki itu jauh darinya, Ichard di Jakarta, meninggalkan Sera di Jogja. Bagi Sera, tengah malam selalu menakutkan.

     Namun, semua berubah setelah Malioboro Hartigan tidak sengaja mendobrak pintu kamarnya pada sebuah malam. Malio datang dan menawarkan pertemanan agar Sera tidak sendiri, agar Sera bisa berbagi sedihnya yang hampir menjadi suatu hal yang berbahaya bagi dirinya.

     Lantas bagaimana dengan hubungan Sera dan Jan Ichard yang semakin rumit? Dan benarkah tanpa sadar, Malio sudah menjadi 'Midnight' terbaik Sera?

3)      Analisis

Bab 1 : Malioboro. Bukan Jalan

     Pada bab pembuka ini menggambarkan bagaimana suasana hati Sera yang begitu gelisah dan bimbang pada malam hari itu. Ia sempat berpikir bahwa “If I jump now, will it help me to forget the pain?” yang artinya “jika saya lompat sekarang, akankah itu dapat membantu melupakan penderitaan yang sedang saya rasakan?” yang dimana ia melamun pada balkon apartemennya di lantai 6. Ia sedang memikirkan keadaan hubungan antara Ia dan pacarnya yaitu Richard Januarta yang sedang menjalani hubungan jarak jauh atau long distance relationship (ldr) Jakarta – Jogja.

     Beruntung pada saat itu datang seorang laki – laki mengetuk pintu kamar Sera hingga merusak pintu hingga terlepas dari engselnya. Rupanya laki – laki tersebut adalah Malioboro, tetangga Sera yang ingin mencegah perbuatan Sera yang membahayakan nyawa itu. Dan pada akhirnya Sera pun kesal dan mendorong malio dan menutup pintu kembali.

     Malio pun bercerita kepada temannya tentang kejadian ini dan sambil bergurau santai, teman – temannya pun menertawainya. Malio pun kembali ke apartemennya menghampiri Sera untuk mengganti pintu yang rusak sebelumnya. Mereka pun berbincang, dan hingga suatu saat ia menanyakan nama dari Malio. Sera pun tidak percaya karena itu merupakan nama jalan.

       Singkat cerita mereka berdua mulai sering bertemu karena mereka adalah tetangga di apartemen yang mereka tempati dan melakukan aktivitas yang sama, sampai Sera pun merasa ia harus menjauhi Malio sesegera mungkin.

 

       Bab 2 : Jogja Tengah Malam

            Sera merupakan anak sulung di keluarganya yang sudah terbiasa disuruh – suruh ibunya untuk melakukan segala sesuatu yang biasanya dilakukan oleh seorang laki – laki. Pada suatu malam, ibunya mengirim pesan kepada Sera untuk meminta tolong membelikan keperluan sekolah adik dari Sera yaitu tanah liat.

            Pada saat itu kondisi sudah larut malam dan Sera tidak tahu di mana ada toko bangunan yang masih buka dan menjual tanah liat tersebut. Ia pun segera mengambil jaket dan bersiap untuk mencari toko yang masih buka. Ia pun kembali bertemu dengan Malio yang juga ingin membeli keperluannya. Ia pun menawari Sera untuk pergi mengantarnya juga untuk membeli tanah liat. Awalnya Sera tidak mau, namun pada akhirnya pun pergi bersama juga menggunakan motor.

            Ketika di jalan, mereka pun saling diam dan belum menemukan 1 pun toko yang masih buka untuk menjual tanah liat. Kemudian, tibalah mereka di suatu toko keramik yang masih buka, Sera pun membeli tanah liat di toko itu dan kemudian  mengantarkannya ke rumah Ibunya. Di situlah Malio berkenalan dengan Ibu Sera dan Adik Sera.

            Sesampainya mereka apartemen, Sera mendapat kabar dari teman dekatnya bahwa pacarnya jalan dengan perempuan lain, tetapi Sera tetap percaya kepada pacarnya bahwa itu berita yang palsu. Ia pun meninggalkan Malio di lobi sendirian.

            Malio pun lanjut berkumpul bersama temannya dan membahas tentang Sera dan isu tentang pacarnya bersama influencer lainnya yaitu Richard dan Juliana. Teman dari Malio tidak ingin Malio ikut campur dengan urusan Sera dengan pacarnya.

 

       Bab 3 : Telepon Kaleng

            CEO dari Richard menanyakan tentang isu yang sedang beredar yaitu dengan Julia. Richard pun mulai menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi dan ternyata karena ban mobilnya bocor. Kebetulan Julia berada di tempat itu dan menawari tumpangan kepada Richard.

            Singkat cerita Richard, Manajer Richard dan CEO-nya pun berbincang mengenai isu ini dan berusaha untuk memanfaatkan kondisi tersebut untuk meraih keuntungan lebih bagi mereka, namun Richard tidak setuju dengan mereka. Tapi Ia hanyalah seorang penyanyi yang di bawah kuasa atas tanda tangan kontraknya.

            Richard kemudian menenangkan diri di lantai 19 tempat Ia bekerja, dan menelepon Sera untuk menanyakan kondisinya, saat itu juga Richard menyadari bahwa hubungan mereka semakin hambar. Richard pun mengklarifikasi atas isu yang tersebar di media sosial kepada Sera. Namun Sera tersulut emosi dan tidak kuat menahan tangisan dan kemudian mereka mengakhiri telepon itu.

            Beberapa saat setelah Sera mematikan teleponnya, terdengar suara kaleng dari balkonnya yang ternyata itu ulah dari tetangganya yaitu Malio. Ternyata itu adalah kaleng yang di sambungkan dengan tali, sehingga jika di tarik akan terdengar suara dari lawan arah layaknya telepon.

            Malio bercanda terhadap Sera bahwa suara tangisannya seperti kuntilanak. Mereka pun berbincang sembari Ia menghibur Sera yang habis menangis. Namun, tidak berapa lama Sera kesal terhadap Malio dan menyuruh Malio untuk stop mengganggu Sera.

 

       Bab  4 : Gudeg Roti

            Pada suatu hari ketika Sera ingin pergi ke kampusnya lebih awal, Ia kembali bertemu dengan Malio yang juga ingin pergi. Mereka berbincang di dalam lift, Malio sesekali bercanda terhadap Sera. Karena masih kepagian untuk kuliah, Malio pun mengajak Sera untuk pergi sarapan bersama di suatu pasar.

            Singkat cerita mereka pun sampai di pasar tersebut, dan mereka masuk ke dalam pasar itu yang menjual berbagai sayur dan ikan. Kemudian tangan Sera diraih oleh Malio untuk berbelok sedikit ke pinggir dan menyuruhnya duduk. Di situlah tempat penjual gudeg langganannya sejak kecil.

            Kemudian Malio memesan 2 gudeg kepada penjual tersebut, pada saat itu Sera baru mengatakan bahwa Ia tidak bisa makan nasi pagi – pagi karena akan membuat perutnya sakit. Malio dengan sigap beranjak dari tempat duduknya tanpa memberitahu Sera bahwa Ia akan ke mana. Tidak lama setelahnya, Malio kembali dengan roti dengan isi selai coklat untuk Sera sarapan bersama.

            Setelah mereka sarapan bersama, mereka pun pergi ke kampus Sera dan teman – teman Sera melihat bahwa Ia di antar oleh Malio yang terkenal dengan sifat “friendly”  nya yang selalu dekat dengan banyak perempuan, sehingga itu menjadi perbincangan teman  - teman dekat Sera terutama Acha.

 

       Bab 5 : Malioboro Menjelang Tengah Malam

            Suasana sangat tidak mendukung Sera pada saat kuliah karena Ia dibayang – bayangi oleh Tweets yang beredar di Twitter yang mengatakan bahwa Richard akan konser di Singapura dan mengajak perempuan lain yaitu Julia, dan lebih parah lagi tidak memberi kabar sedikit pun kepada Sera.

            Waktu menunjukkan pukul 20.00, Acha pergi ke apartemen Sera untuk menemuinya yang tidak Ia lihat sejak pulang kuliah. Ia mengetuk pintu berkali – kali sambil mengkhawatirkan keadaan Sera. Malio yang baru saja pulang dari latihan taekwondo pada malam itu pun menghampiri Acha dan menanyakan kondisi Sera. Kemudian Acha mengatakan jika tidak ada di dalam kamar, berarti Sera sedang berjalan – jalan di alun – alun atau di jalan Malioboro.

            Malio pun bergegas menaiki motornya dan menjadi Sera hingga ke ujung Jogja dua kali, namun ia masih belum menemukannya. Kemudian Ia pergi ke jalan Malioboro dan memarkirkan motornya di sana dan turun untuk mencari keberadaan Sera. Singkat cerita Malio menemukan Sera sedang duduk di tempat keramaian orang namun sedang melamun.

            Malio pun memarahinya dan memberitahu betapa bahayanya Jogja ketika malam, terlebih pada saat itu kasus klitih di Jogja sangat mara terjadi. Ia pun menarik tangan Sera untuk pergi ke motornya dan mengantarnya pulang ke apartemennya. Pada malam itu pun Sera tidak bisa tidur karena masih membayangi isu – isu tentang pacarnya.

            Pada tengah malam, Sera menerima pesan dari Richard yang sudah sampai di Singapura dan menanyakan kondisi Sera pada saat itu. Sera pun membalasnya dengan marah dan menangis. Richard pun tidak ingin memperpanjang pesan yang di katakan Sera dan ingin istirahat. Sera pun akhirnya tertidur karena sudah lelah menghadapi hubungannya yang semakin hambar.

 

       Bab 6 : Tronton

            Malio pun kembali nongkrong bersama dengan teman – temannya dan membahas tentang Richard dengan Julia yang semakin banyak bukti – bukti mereka yang ada di media sosial. Pada saat itu juga Ia terpikirkan Sera yang ada di apartemennya, Ia pun meraih jaket dan bergegas kembali ke apartemennya.

            Sesampainya di apartemen Ia memikirkan cara untuk bisa mengetahui kondisi Sera yang ada di kamarnya, Ia pun terpikirkan untuk meminta gula melalui pesan yang di krim lewat Airdrop. Pesan itu pun di balas oleh Sera dan menanyakan bagaimana cara memberi gulanya itu. Malio mengatakan bisa menggunakan Tronton, pada saat itu yang terbayang di pikiran sera adalah truk Tronton atau mobil – mobilan yang di kontrol menggunakan remot. Ternyata Ia terkejut ketika membuka pintu balkonnya dan melihat seekor kucing yang sangat menggemaskan.

            Sera pun memeluk kucing tersebut dan seketika Ia melupakan air mata yang sudah dari tadi mengalir. Ia bermain dengan kucing tersebut dan berbincang dengan Malio di antara balkon hingga tidak terasa 2 jam sudah mereka lalui. Sera pun mengembalikan Tronton beserta dengan gula yang dimintai oleh Malio.

            Tengah malam pun tiba, Sera takut akan hantu dan gelap. Dulu Ia selalu ditemani ayahnya saat tidur, dan sekarang ayahnya sudah meninggal 2 tahun yang lalu. Pada saat Ia ketakutan, terdapat bunyi pintu balkon. Sera semakin pun takut, kemudian notifikasi handphone nya berbunyi. Ia pun segera mengambil handphonenya tersebut.

            Ternyata, Malio sengaja mengusir Tronton agar dapat menemani Sera yang sedang kesepian dan ketakutan di tengah malam penuh petir. Sera pun akhirnya tidak ketakutan lagi dan tertidur lelap bersama dengan Si Tronton.

 

       Bab 7 : A Song About Her

            Beberapa hari berikutnya, mimpi buruk benar – benar terjadi. Richard terjebak dalam permainan teman – temannya dan Julia. Mereka membicarakan tentang album baru dari HITZ (band Richard) yang akan dikeluarkan akhir bulan ini. Sebenarnya album tersebut dibuat untuk pacarnya, Sera. Namun mereka merencanakan untuk menamai album tersebut dengan nama yang mengandung unsur si Julia.

            Richard pun tidak terima dengan ide itu dan menolaknya. Namun, teman – temannya dan Julia akan tetap menamai album sesuai dengan keinginan mereka. Richard pun tak bisa berbuat apa – apa.

            Disisi lain, Julia yang di baru saja dikirimkan pesan oleh sang ibu yang meminjam uangnya untuk membelikan laptop kepada adiknya. Julia pun lagi dan lagi harus mengalah demi adiknya, Seline. Ia pun teringat masa – masa Richard masi sering berada di sebelahnya, namun saat Sera menceritakan tentang kesusahan yang ia alamin pun, Richard tidak dapat memahami posisi Sera sebagai anak pertama. Maka, Sera tidak pernah lagi mau menceritakan tentang keluarganya kepada Richard.

            Sera kemudian pergi ke balkonnya untuk merokok, yang mana Ia lakukan setiap kali untuk meredakan stres yang kebetulan saat itu juga ada Malio yang sedang berada di balkonnya. Malio pun berusaha untuk menanyakan kondisi Sera dan menyuruhnya untuk tidak merokok lagi bersama – sama. Kebetulan Malio sedang ingin pergi untuk latihan taekwondo.

            Ia pun mengajak Sera untuk menemaninya untuk latihan taekwondo. Malio pun terkejut ketika Sera langsung menerima ajakannya. Singkat cerita mereka pun sampai di tempat latihan tersebut. Selama Malio latihan, Sera memperhatikan dengan semangat dan terlihat menyukainya. Ia pun menemani Malio hingga satu setengah jam lebih hingga Malio selesai latihan.

            Kemudian Malio mengajak Sera untuk pergi ke suatu ruangan yang terdapat Punching Bag. Malio mengajari Sera bagaimana cara memukulnya, setelah Sera sudah mengerti, Malio pun menyuruh Sera untuk mengeluarkan semua kekesalan yang ia alami ke Punching Bag tersebut di banding harus di pendam.

            Setelah Sera sudah lelah memukulnya, Sera pun beristirahat. Bahkan Ia mengatakan “walaupun cape, tapi seru” yang menandakan Ia menyukainya. Setelah itu Malio mengajaknya untuk menyusuri jalanan Yogyakarta dan mentraktirnya iga bakar kesukaan Sera. Mereka pun semakin dekat dan Sera sudah menganggap Malio sebagai seorang teman tanpa perlu harus saling menjauh dan mengabaikan.

 

       Bab 8 : Yours and Midnight

            Tiga hari setelahnya, waktu perilisan album baru Richard pun tiba. Saat sudah kembali ke apartemennya selepas kuliah, Sera dengan sangat semangat menunggu album itu dirilis. Pada saat sudah di rilis, Ia melihat judulnya dan sangat terkejut bahwa album itu berjudul “For My J” dan di kredit akhir videonya terpampang tulisan “this song is about you, Maurelle Juliana.” Ia pun baru sadar bahwa lagu itu bukan untuknya.

            Saat itu Sera ingin keluar dan menyusuri jalan lagi, kebetulan ada Malio yang baru saja pulang dari latihan taekwondonya. Ia pun mengajak Malio untuk pergi bersamanya. Malio pun kemudian dengan sangat bergegas menyiapkan diri untuk menemani Sera.

            Mereka pun mampir ke warung sate dan memesan 2 porsi. Mereka pun saling bercerita tentang kondisi mereka pada saat itu. Hingga di suatu kali, mereka saling memberitahu cita – cita mereka untuk ke depannya. Sera ingin menjadi pegawai bank dan memiliki rumah dua lantai yang memiliki halaman depan yang luas serta memelihara kucing, anjing, ataupun kura – kura. Malio ingin menjadi seorang atlet taekwondo nasional dan ketika pulang, ingin memakan masakan istri yang sudah pulang dari bank.

            Sera pun terdiam dengan khayalan Malio. Setelah mereka makan, mereka pun pulang ke apartemennya. Ketika sudah berada di depan kamar masing – masing, mereka saling mengucapkan terima kasih dan selamat malam sebelum masuk ke kamar masing – masing.

            Hari keempat setelah album baru Richard dirilis, malamnya, Ia menelepon Sera ketika Sera sedang berada di jalan saat ingin pulang ke apartemennya. Richard memulai perbincangan mereka dengan menanyakan siapakah Malio yang sedang dekat dengan Sera. Mereka pun saling beradu argumen dan tidak ada yang mau mengalah. Kemudian telepon itu diakhiri dengan keheningan dan tanpa ada kata penutup yang manis seperti biasanya.

            Sera pun sampai di apartemennya dengan sedih dan menangis yang hendak untuk menuju kamarnya, ketika ia sampai di depan kamar Malio, Ia teringat untuk mencari Malio ketika Ia sedang lelah dengan pacarnya. Ia pun mengetuk pintu dan saat itu juga Malio memberikan pelukannya dan menenangkan Sera yang sudah terlarut dalam tangisannya

      

       Evaluasi

a)      Kelebihan Novel

          Novel ini menyajikan sebuah rintangan dalam sebuah hubungan asmara yang dijalani Sera dengan Richard di awal novel. Di sini penulis membungkus novel ini dengan sangat baik, menceritakan kisah cinta dengan jelas, bagaimana Ia menjalani hubungannya selama empat tahun. Kemudian lanjut menceritakan kisah cintanya dengan Malio selepas putus dari Richard. Novel ini dapat menggambarkan semua kejadian dan suasana di dalam cerita dengan sangat jelas dan sangat mudah dipahami bagi siapa pun yang membacanya.

 

b)      Kekurangan Novel

          Untuk cover nya mungkin bisa menggunakan hard cover agar lebih awet dan lebih tahan lama. Kemudian kertas yang digunakan terlalu tipis dari biasanya. Selanjutnya mengenai visual sudah bagus dan bisa mengajak audiens untuk bisa masuk kedalam ceritanya, namun akan lebih baik jika menambahkan lebih banyak visual tambahan lagi agar lebih detail penjelasan mengenai latar belakang tempat yang sedang terjadi.

 

4)      Penutup

     Novel ini sangat cocok untuk di baca oleh siapa pun. Bagi yang sudah biasa membaca buku, maupun yang baru belajar membaca. Novel ini juga sangat cocok untuk laki - laki agar bisa lebih dapat memahami pasangannya atau yang biasa di sebut dengan “peka”. Secara keseluruhan novel ini sangat bagus untuk dibaca, serta untuk mengisi waktu luang yang lama karena ceritanya di bungkus dengan sangat menarik yang membuat pembaca penasaran dengan kelanjutan ceritanya.

 

SIMPULAN DAN SARAN

1.     Kesimpulan

     Resensi adalah suatu penilaian terhadap sebuah karya, bisa berupa buku maupun film. Karya yang dimaksud di sini bisa berupa buku dan karya seni film dan drama. Menulis resensi terdiri dari kelebihan, kekurangan dan informasi yang diperoleh dari buku dan disampaikan kepada masyarakat.

     Di dalam resensi disajikan berbagai ulasan mengenai buku tersebut dari berbagai segi. Ulasan ini dikaitkan dengan selera pembaca dalam upaya memenuhi kebutuhan akan bacaan yang dapat dijadikan acuan bagi kepentingannya. Dalam makalah ini akan dibahas segala sesuatu tentang resensi yaitu pengertian atau definisi ,tujuan, fungsi, tahap dan teknik pembuatan, jenis-jenis dan beberapa tips menulis dan menilai resensi.

     Oleh karena itu, saya tertarik untuk meresensi novel yang berjudul Malioboro At Midnight , beserta dengan kelebihan, kekurangan, kritik, dan saran, serta kelayakan novel tersebut untuk dibaca oleh para remaja di jaman saat ini.

     Resensi mengulas tentang isi buku. Resensi yang dimuat pada media cetak dikirim oleh penulis ke redaksi. Resensi yang dikirim oleh penulis diseleksi terlebih dahulu oleh redaksi. Sebelum dimuat dalam media cetak teks resensi telah melalui proses editing oleh editor media cetak. Media cetak berupa surat kabar dan majalah.

     Dalam definisi tersebut mencakup juga kupasan dan penilaian atas film dan drama atau bentuk-bentuk pementasan seni yang lain. Membuat resensi buku tidak lepas dari tujuan untuk memberitahukan atau menginformasikan kehadiran sebuah buku, lengkap dengan data dan identitas buku, menyampaikan ulasan dan informasi substansi buku, mengulik tujuan penulis dan ke penulisannya serta menegaskan keunggulan dan kelebihan buku untuk pembaca, yang sekaligus juga memberikan kritik dan saran kepada penulisnya sendiri.

     Berdasarkan analisis yang telah dikemukakan pada bab-bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa di dalam novel Malioboro At Midnight  karya Skysphire terdapat suatu permasalahan dalam kisah cinta yang di jalani oleh Sera dan Richard, serta bagaimana Malio yang berusaha mendapatkan hati Sera. Faktor penyebab hancurnya hubungan antara Sera dan Richard bermula dari sikap Richard yang tidak menjaga hati Sera sebagai kekasihnya selama empat tahun.

     Adapun dampak yang terjadi dari permasalahan yang terdapat dalam novel ini yaitu, merusak hubungan antara Sera dan Richard serta akhirnya Sera dapat menemukan orang yang benar – benar dapat menghargainya sebagai seorang kekasihnya. Berdasarkan hal yang telah diuraikan di atas, dapat ditarik kesimpulan secara umum, bahwa novel Malioboro At Midnight  merupakan refleksi dari kisah cinta yang kompleks yang juga sedang marak terjadi di masyarakat dan dapat di jadikan pelajaran untuk ke depannya agar dapat menghargai  pasangan masing – masing.

 

2.     Saran

     Novel Malioboro At Midnight merupakan novel yang membahas persoalan kehidupan Sera yang mengalami berbagai rintangan dalam menjalani hubungannya. Berbagai permasalahan yang dihadirkan menyangkut Sera dengan kehidupan asmara dengan pasangannya, berbagai perilaku bentuk penyimpangan yang dilakukan oleh Richard, mantan pacar Sera. Di mana dalam novel ini membahas mengenai permasalahan di dalam hubungan Sera dan Richard, hingga bagaimana Malio yang berusaha mendapatkan hati Sera.

     Penelitian terhadap novel ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra, masih banyak lagi pendekatan yang dapat digunakan untuk menganalisisnya. Selanjutnya, penulis berharap agar hasil dari penelitian ini dapat bermanfaat bagi peneliti-peneliti lainnya, meskipun masih banyak kekurangannya. Selain itu penulis berharap, penelitian selanjutnya dapat diteruskan dengan menggunakan teori yang lain, sehingga pemahaman terhardap novel Malioboro At Midnight menjadi lengkap.

 

DAFTAR PUSTAKA

Siti (2021), Pengertian Resensi: Struktur, Unsur, Jenis, Tujuan dan Contoh, Jakarta : Gramedia : https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-resensi/

Komariah, (2021), Bahasa Indonesia untuk SMK/MAK Kelas XI, Jakarta : Erlangga.

Skysphire (2024), Malioboro At Midnight , Jakarta : bukune.

Komentar